ORADO Se-Sumsel Periode 2026–2030 Dilantik, Fokus Cetak Atlet Profesional

Palembang, Sumsel – Pengurus Cabang Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan periode 2026–2030 resmi dilantik di Aula Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (24/1/2026).

Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong permainan domino atau gaple naik kelas sebagai cabang olahraga prestasi yang terstruktur, profesional, dan berdaya saing nasional.
Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO Sumsel, M. Reza Farisyi, S.H, menyampaikan bahwa pemilihan lokasi pelantikan di lingkungan DPRD Sumsel merupakan simbol pengakuan domino sebagai olahraga resmi.

“Pelantikan ini kami gelar di DPRD Sumsel untuk membuktikan bahwa domino siap naik kelas. Ke depan, ORADO Sumsel berkomitmen mencetak atlet-atlet berprestasi melalui kejuaraan daerah hingga nasional,” ujarnya.

Reza juga menegaskan kesiapan Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ORADO, yang telah disampaikan langsung kepada Ketua Umum ORADO Pusat. Menurutnya, fasilitas olahraga di kawasan Jakabaring menjadi modal utama penyelenggaraan event nasional.
“Sumsel memiliki sarana olahraga yang sangat memadai, khususnya di Jakabaring. Ini menjadi kekuatan besar untuk event berskala nasional,” tambahnya.


Selain pembinaan atlet, Pengprov ORADO Sumsel juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya wasit. Pelatihan wasit dilakukan guna menjamin profesionalisme dan integritas dalam setiap pertandingan.

“Kami berharap wasit yang mengikuti pelatihan hari ini dapat menjalankan tugas dengan amanah dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegas Reza.
Ketua Dewan Pembina Pengprov ORADO Sumsel, Brigjen TNI Adri Koesdyanto, berharap ORADO di Sumatera Selatan terus berkembang dan semakin diminati masyarakat.

“Harapan kami, akan lahir atlet-atlet ORADO profesional yang mampu mengharumkan nama Sumsel di tingkat nasional bahkan internasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten I Pemerintah Provinsi Sumsel, Dr. Apriyadi, M.Si, menilai ORADO sebagai cabang olahraga baru yang memiliki potensi besar untuk berkembang.

“Pelantikan ini menunjukkan soliditas pengurus yang tinggi. Saya optimistis ORADO Sumsel mampu bersaing dengan provinsi lain dan berkembang pesat,” katanya.

Dengan terbentuknya kepengurusan ORADO kabupaten/kota se-Sumatera Selatan periode 2026–2030, domino diharapkan tidak lagi dipandang sebagai permainan tradisional semata, melainkan sebagai cabang olahraga prestasi yang mampu melahirkan atlet berdaya saing nasional hingga internasional.
(Munzir/Red)

banner 1080x1080 banner 1080x1080

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 1080x1080 banner 1080x1080