Berita  

Panen Padi Tutup Tahun Bersama Bupati Panca Wijaya Akbar Di Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir.

Ogan Ilir Simsel – MultiCahayaNews.com – Panen padi tutup tahun 2025 diakhir tahun hari ini  tanggal 23 Desember 2025 Bersama Bupati PANCA WIJAYA AKBAR yang dilaksakan di Desa Pemulutan-Ogan Ilir Ulu Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir Sum Sel turut hadir Polres yang mewakili, Dandim yang mewakili, Kepala Dinas Pertanian Ogan Ilir, Danramil Kecamatan Pemulutan beserta Camat Pemulutan, Kepala Desa  Pemulutan Ulu serta seluruh tim penggerak kelompok pertanian seluruh perwakilan anggota peserta anggota tani,tim penggerak yang ada di desa Pemulutan Ulu.

Dari tim pemantauan awak media dijelaskan bahwa anggota kelompok tani yang panen mulai pada hari ini berjumlah 25 anggota dari luas sawah yang terbentang seluas 25ha itu, jadi boleh di kata peranggota merawat hasil panen dalam satu ha yang lebih kurang hasilnya sebanyak 8 atau 9 ton /ha, menurut kepala desa Pemulutan Ulu Heryanto, untuk penanaman bisa ditanam dua kali dalam 1 tahun.

Selanjutnya dalam kata sambutan dari Bupati sendiri mengungkan bahwasanya para anggota petani dan tani kelompok desa Pemulutan Ulu itu dalam setiap tahunnya dibantu oleh pemerintah seperti pupuk subsidi sediakan bibit serta peralatan yang suda cukup memadai alat kontraktor disediakan alat bajak alat mesin panen sebanyak dua kontraktor siap pakai untuk panen di akhir tahun ini ungkap bupati Panca Wijaya Akbar.

Setelah selesai panen akhir tahun ini maka akan dilanjutkan utk tahap penanaman awal kembali di bulan April /mei nanti sebagai simbol penanaman di awal tahun baru tahun 2026 yang akan datang.

Selain ini pula sebagai pesan dari Bupati agar setelah dapat hasil panen khususnya bagi para peserta kelompok tani diharap hasil dari pada jerih payah agar jangan di salah gunakan atau berbelanja yang berlebihan atau salah gunakan seharusnya disimpan untuk dijadikan modal/Biaya kehidupan yang akan datang ungkapnya. Juga di sampai jangan sampai tanah mereka atau khusus bagi yang masih mempunyai tanah usaha dihimbaukan harap jangan di jual kan ke pihak PT atau perusahaan lainnya, jangan mau di iming imingi terima uang hari ini nanti uang itu akan habis, setelah itu semua rakyat tidak bisa mengolah lahan sendiri, maka hasil masa depannya lagi tidak ada lagi, ungkap Bupati Panca Wijaya Akbar. (Munzir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *