MultiCahayaNews, Baturaja, OKU –
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mendata sebanyak 103 unit rumah warga di wilayah itu terdampak bencana banjir akibat curah hujan tinggi pada Kamis sore jam 15. 14 wib sampai malam (02/9/2025).
Kepala BPBD OKU, Januar Efendi, Kamis (2/10) mengatakan bahwa curah hujan tinggi menyebabkan banjir hingga merendam permukiman penduduk di tiga desa dan lima kelurahan di wilayah setempat.
Adapun wilayah terdampak banjir meliputi Kelurahan Sukaraya, Kelurahan Sekar Jaya, Desa Air paoh, Desa Tanjung Baru.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kata dia, namun banjir merendam sebanyak 103 unit rumah penduduk dengan ketinggian air antara 60-90 centimeter. Ada sebanyak 384 jiwa yang terdampak banjir, katanya.
Selain merendam rumah warga, banjir juga merusak sejumlah fasilitas umum di Taman Kota Baturaja dan satu ruang kelas STIKES Al Maarif ikut terendam, KUA terendam banjir Akibatnya air Siring disamping kantor tersebut tergenang sampai samping bengkel Enggano jalan lintas.
Menurut keterangan Asropa warga Lr. Binjai RT 03 RW 07, memang sering kali air Siring Meluap diakibatkan Siring yang disamping bengkel Enggano terendam ketika hujan deras, dan kami sudah pernah konsultasi kepada pihak pemerintah Kecamatan Baturaja Timur mengusulkan agar air yang tergenang tersebut disedot, tapi kenyataannya tidak mendapatkan titik terang, jelasnya.
Terkait bencana alam tersebut, pihaknya menerjunkan puluhan personel ke lokasi banjir untuk membantu evakuasi warga jika diperlukan.
Sejauh ini tidak ada korban yang dievakuasi. Berdasarkan pantauan petugas di lapangan sejak pagi tadi banjir di seluruh wilayah terdampak sudah surut, tegasnya.
Meskipun banjir sudah surut, namun hingga saat ini petugas masih melakukan patroli terhadap wilayah – wilayah terdampak banjir guna mengantisipasi bencana susulan dan dihimbau kepada masyarakat Baturaja Timur agar tetap waspada mengingat curah hujan tinggi.
( Edwin Cadafi Martha/Red. )














